Mukjizat Gerakan Salat

Posted: July 30, 2014 in bucil book review

20140730_220404Pernahkah kita berpikir mengenai gerakan salat? Mulai dari takbiratul ikhram hingga tahiyat akhir dan salam ke kanan dan kiri.. nyaris atau tidak pernah terpikir kenapa gerakan salat seperti itu. Lalu adakah hubungannya antara gerakan salat dengan bacaannya. Apakah gerakan salat juga merupakan gerakan olah tubuh untuk kesehatan bahkan pengobatan penyakit. Dalam buku ini akan diulas mengenai seluk beluk gerakan salat.

Namun saya coba sedikit saja isi dari buku ini, yaitu mengenai gerakan salat itu sendiri dan saya coba rangkum sebagai berikut :

Takbiratul ihram, mengangkat tangan, membuka dada, menarik nafas, memberikan aliran darah dari pembuluh balik yang terdapat di lengan untuk diisi ke mata, telinga, mulut,bagian otak pengatur keseimbangan tubuh. Kemudian bersedekap, menjepit pembuluh darah balik pada bagian lengan kiri sehingga pembuluh darah yang di telapak tangan atas akan mengembang. Begitu takbir untuk rukuk, darah yg telah dicucidi telapak tangan akan langsung diemprotkan dengan kecepatan tinggi mengisi kembali pembuluh darah yang ada di telinga, mata, atau seluruh bagian kepala. Kebiasaan ini akan menyeimbangkan tekanan darah bagian kanan dan kiri tubuh kita.
Rukuk, kelenturan tulang belakang yang berisi sumsum tulang belakang. Rukuk dapat berguna untuk manarik urat pinggang, sehingga dapat mencegah sakit pinggang, awal dr sakit ginjal. Kelenturan saraf memori dapat dijaga dengan gerakan rukuk ini.
Waktu berdiri dari rukuk menyebabkan bagian pangkal otak yang mengatur keseimbangan berkurang tekanan darahnya, sehingga dapat menjaga saraf keseimbangan tubuh kita dan berguna untuk mencegah terjadinya pingsan dengan tiba-tiba.
Sujud, akan memaksimalkan aliran darah dan oksigen ke bagian kepala (mata, telinga, leher, pundak, dan terutama pada otak). Hal ini cara yang luar biasa dalam mengalirkan darah dan oksigen ke pusat saraf sehingga keseimbangan aliran darah di otak dapat terjadi saat salat. Ini juga merupakan cara yang baik untuk mencegah koroner dan stroke.
Duduk di antara dua sujud, dapat menyeimbangkan sistem elektrik dan saraf keseimbangan tubuh kita, juga dapat memperbaiki dan menjaga kelenturan saraf keperkasaan pada bagian paha dalam, cekungan lutut, betis sampai ke ibu jari kaki.
Duduk tasyahud awal, mengaktifkan kelenjar keringat sehingga dapat mencegah pengapuran. Selain itu duduk tasahud awa juga memiliki manfaat yang sama seperti duduk di antara dua sujud
Tasyahud akhir, akan berguna untuk membongkar pengapuran pada cekungan kaki kiri supaya saraf keseimbangan yang berhubungan dengan saraf mata akan terjaga dengan baik sehingga konsentrasi akan meningkat dan terhaga.
Gerakan salam bermanfaat untuk menjaga kelenturan urat leher sehingga fungsi jantung dan paru-paru akan terjaga dengan baik.

Ini hanya sekilas mengenai buku ini, dalam buku ini juga diulas mengenai manajemen salat, quadran kehidupan, rahasia salat tepat waktu, gerakan salat khusuk dan lain-lain yang saya tidak bisa tuliskan disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s