hidup makmur masa tua hanya mimpi bagi almost orang indonesia

Posted: November 25, 2012 in bucil story

orang indonesia memang memiliki reputasi dalam hal shopping. lihat saja kegilaan orang2 dalam menghabiskan duitnya untuk bersenang-senang saat itu juga setelah musim gajian tiba. mesin atm antri, mall ramai, jajan makanan sepuasnya, barang elektronik baru, dan sebagainya. hal itu adalah euforia bagi mereka saat itu..ya saat itu saja…musim gajian. dan akhirnya tanggal tua banyak sekali orang yang menghemat duitnya, makan cuma mie doang, makan cuma sekali, mall sepi, dll. bukan karena ingin menabung, tapi karena duit sudah mau habis dan menunggu gajian lagi…lalu saat gajian? dipakai lagi dalam euforianya…dan itu berulang…

sekarang iseng mencari data tentang negara tetangga bagaimana kehidupannya. dari sumber yang didapatkan adalah Menurut Biro Pusat  Statistik (BPS),  dalam soal konsumsi, orang Indonesia menghabiskan separuh dari pendapatannya untuk makanan (49,45%). Ironisnya, pengeluaran nomor dua terbesar dalam kategori ini setelah golongan padi-padian (makanan pokok) adalah tembakau (rokok) dan sirih, yang mengalahkan konsumsi untuk ikan, daging, dan telur. Di kategori non-makanan (50.55%), terbanyak dihabiskan untuk konsumsi (barang & jasa, pakaian, alas kaki, penutup kepala, dan barang-barang tahanlama) sebanyak 38,99%, baru peringkat kedua untuk perumahan dan fasilitas rumah tangga (19,91%). Pengeluaran untuk keperluan masa depan, seperti pendidikan dan kesehatan, tidak terekam.

Data dari Ministry of Trade & Industry Singapore menunjukkan, hanya sekitar 20% pengeluaran orang Singapura dihabiskan untuk makanan. Delapan puluh persen sisanya terbanyak dihabiskan untuk investasi masa depan (kesehatan, rekreasi & budaya, pendidikan) yaitu sebanyak 33,4% , kemudian untuk keperluan papan sebanyak 20,4%. Sisanya untuk komunikasi, dan transportasi.

IRONIS SEKALI…banyak orang indonesia yang beralasan tidak punya sisa duit untuk disimpan dengan tujuan masa depan seperti kesehatan, pendidikan, rekreasi, hiburan dan keuangan mandiri masa depan. maka tidak heran jika penduduk di indonesia masih banyak yang dikatakan tidak mampu mandiri keuangan di masa tuanya…maka dapat dikatakan makmur di masa tua bagi almost orang indonesia itu hanya mimpi. semua itu karena berjuta alasan mereka, padahal mereka saat ini bekerja dan berpenghasilan. apalagi ada beberapa orang yg bilang “ntar kl dah pensiun mah gimana nanti aja”. helllooo, pikir dong, kl kata iklan “life is not like the movie, man…”

maka rubahlah rasionalisme kita, atur keuangan sejak dini, bukan cuma untuk saat ini, tapi untuk masa depan..”Sebelum bermimpi mencapai negara yang makmur, mari berjuanglah dulu membuat keluarga dan lingkungan terdekat kita makmur.”

dari berbagai sumber.

http://intisari-online.com/read/bermimpi-makmur

http://www.bps.go.id/?news=940

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s