tahajud, tarawih, dan witir

Posted: July 20, 2012 in bucil story

mungkin masih banyak yang bertanya termasuk saya mengenai perbedaan tarawih dan tahajud. karena setahu saya salam tahajud yang paling baik itu sepertiga malam. lalu du bulan ramadan ada tarawih dan apakah itu sama dengan tahajud? nah saya mencoba mencari sumber di internet dan sebagian besar mengatakan cenderung sama, maka saya ambil satu sumber untuk diterangkan dibawah ini :

Berikut ini adalah keterangan dari Syekh Hamid bin Abdillah Al-Ali.

“Di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sahabat, keduanya dinamakan qiyamul lail. Di bulan Ramadan juga dinamakan ‘qiyamul lail‘ atau ‘qiyam Ramadan‘. Mereka melaksanakan shalat selama satu bulan di waktu awal malam sampai akhir malam. Sementara, di luar Ramadan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang melaksanakan qiyamul lail di awal malam, di tengah malam, atau terkadang di akhir malam. Ketika Ramadan, beliau lebih rajin lagi dalam beribadah, melebihi rajinnya beliau di luar Ramadan.

Kemudian, setelah itu, kaum muslimin di generasi setelah beliau melaksanakan shalat ketika bulan Ramadan di awal malam, karena ini keadaan yang paling mudah bagi mereka. Mereka melaksanakan shalat malam di sepuluh malam terakhir di penghujung malam, dalam rangka mencari pahala yang lebih banyak dan mendapatkan lailatul qadar, karena shalat di akhir malam itu lebih utama. Selanjutnya, mereka menyebut kegiatan shalat di awal malam setelah isya dengan nama ‘shalat tarawih’, dan mereka menyebut salat sunah yang dikerjakan di akhir malam dengan nama ‘salat tahajud’. Semua itu, dalam bahasa Alquran, disebut ‘tahajud‘ atau ‘qiyamul lail‘, dan tidak ada perbedaan antara keduanya dalam bahasa Alquran.

Karena itu, jika ada orang yang ingin melaksanakan (qiyamul lail) selama Ramadan di akhir malam maka ini lebih utama. Sebaliknya, jika ingin salat (qiyamul lail) sepanjang Ramadan di awal malam atau tengah malam maka semua ini diperbolehkan.” (Diambil dari Al-Fatawa Al-Mukhtarah Thariqul Islam)

sumber : disini

lalu bagaimana jika kita mau tahajud tapi sudah tarawih dan witir? nah saya juga menemukan jawabnnya di internet, sperti ini :

Nabi saw memang menganjurkan agar salat witir dijadikan salat terakhir di malam hari. Tetapi ini hanya anjuran. Karena itu, tidaklah mengapa bila -setelah tarawih dan witir— Anda masih akan mengerjakan salat tahajud. Jika Anda melakukannya, maka Anda tidak perlu mengulangi salat witir Anda. (M Quraish Shihab, Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an)

sumber : disini

nah mungkin seperti itu dulu..jika ada yang mengetahui lebih lanjut silahkan berbagi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s